Pengrajin Wastafel | Wastafel Murah

Minggu, 29 Januari 2012

MAKAM WALISONGO SERI SUNAN DRAJAT


Komplek Makam Sunan Drajat
Sunan Drajat adalah salah satu Putra dari Kanjeng Sunan Ampel, Beliau bersaudara dengan Sunan Bonang,Dimasa Kecil Beliau dipanggil dengan Nama Raden Qosim,Ketika  beliau dewasa mendapatkan gelar sebagai Syarifuddin. Sunan Drajat yang mempunyai nama kecil Syarifudin atau raden Qosim putra Sunan Ampel dan terkenal dengan kecerdasannya. Setelah menguasai pelajaran islam beliau menyebarkan agama Islam di desa Drajat sebagai tanah perdikan di kecamatan Paciran. Tempat ini diberikan oleh kerajaan Demak. Ia diberi gelar Sunan Mayang Madu oleh Raden Patah pada tahun saka 1442/1520 masehi
Makam Sunan Drajat dapat ditempuh dari Surabaya maupun Tuban lewat Jalan Daendels (Anyar-Panarukan), namun bila lewat Lamongan dapat ditempuh 30 menit dengan kendaraan pribadi.

Beliau sebagai Wali penyebar Islam yang terkenal berjiwa sosial, sangat memperha­tikan nasib kaum fakir miskin. Ia terle­bih dahulu mengusahakan kesejahteraan sosial baru memberikan pemahaman tentang ajaran Islam. Motivasi lebih ditekankan pada etos kerja keras, kedermawanan untuk mengentas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran.
Usaha ke arah itu menjadi lebih mudah karena Sunan Drajat memperoleh kewenangan untuk mengatur wilayahnya yang mempu­nyai otonomi.
Sebagai penghargaan atas keberha­silannya menyebarkan agama Islam dan usahanya menanggulangi kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warganya, beliau memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari Raden Patah Sultan Demak pada tahun saka 1442 atau 1520 Masehi.
Tentang Filsafat Beliau:
Mengabadikan Filsafat Beliau
Filosofi Sunan Drajat dalam pengentasan kemiskinan kini terabadikan dalam sap tangga ke tujuh dari tataran komplek Makam Sunan Drajat. Secara lengkap makna filosofis ke tujuh sap tangga tersebut sebagai berikut :
  1. Memangun resep teyasing Sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain)
  2. Jroning suko kudu eling Ian waspodo (di dalam suasana riang kita harus tetap ingat dan waspada)
  3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan untuk mencapai cita - cita luhur kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan)
  4. Meper Hardaning Pancadriya (kita harus selalu menekan gelora nafsu-nafsu)
  5. Heneng - Hening - Henung (dalam keadaan diam kita akan mem­peroleh keheningan dan dalam keadaan hening itulah kita akan mencapai cita - cita luhur).
  6. Mulyo guno Panca Waktu (suatu kebahagiaan lahir batin hanya bisa kita capai dengan shalat lima waktu)
  7. Menehono teken marang wong kang wuto, Menehono mangan marang wong kang luwe, Menehono busono marang wong kang wudo, Menehono ngiyup marang wongkang kodanan (Berilah ilmu agar orang menjadi pandai, Sejahterakanlah kehidupan masya­rakat yang miskin, Ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak punya malu, serta beri perlindungan orang yang menderita)
Gamelan Singo Mengkok
Dalam sejarahnya Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang Wali pencipta tembang Mocopat yakni Pangkur. Sisa - sisa gamelan Singomeng­koknya Sunan Drajat kini tersimpan di Musium Daerah.
Untuk menghormati jasa - jasa Sunan Drajat sebagai seorang Wali penyebar agama Islam di wilayah Lamongan dan untuk melestarikan budaya serta benda-­benda bersejarah peninggalannya Sunan Drajat, keluarga dan para sahabatnya yang berjasa pada penyiaran agama Islam, Pemerintah Kabupaten Lamongan mendirikan Musium Daerah SunanDrajat disebelah timur Makam. Musium ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur tanggal 1 Maret 1992. Dalam menyabarkan agama islam, Sunan Drajat beliau menggunakan media gamelan Singo Mengkok. Beliau terkenal dengan sifat beliau yang sabar,cerdas,dan bijaksana.
Ketika Sunan Drajat wafat, beliau dimakamkan di Paciran. Lokasinya tidak jauh dari wisata WBL.Makam Sunan Drajat tidak pernah sepi untuk dikunjungi para peziarah yang tidak dari dalam kota saja, melainkan dari luar kota. Para peziarah mendo'akan Sunan Drajat dengan khusyuk sekali. Mereka merasa berhutang budi atas perjuangan Sunan Drajat dalam syiar agam islam.
Sudah lama, makam Sunan Drajat dijadikan sebagai objek wisata rohani. Disana dijual berbagai acesoris islami seperti tasbih, sajadah, kopyah, gelang, makanan khas Lamongan, dan masih banyak lagi. Kalau mau tahu selengkapnya, datang sendiri ke Makam Sunan Drajat di Paciran. Setidaknya menjelang bulan Ramadan dan Syawal nama Tanjung Kodok ramai disebut orang. Di tempat itu para ulama mengintip rukyat guna menentukan datangnya bulan puasa dan hari Lebaran. Kini Tanjung Kodok menjadi makin meriah karena di tempat itu berdiri fasilitas wisata bernama Wisata Bahari Lamongan yang popular disebut WBL.
Alqur'an Peninggalan Beliau
Upaya Bupati Lamongan R. Mohamad Faried, SH untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan sejarah bangsa ini mendapat dukungan penuh Gubernur Jawa Timur dengan alokasi dana APBD I yaitu pada tahun 1992 dengan pemugaran Cungkup dan pembangu­nan Gapura Paduraksa senilai Rp. 98 juta dan anggaran Rp. 100 juta 202 ribu untuk pembangunan kembali Masjid Sunan Drajat yang diresmikan oleh Menteri Penerangan RI tanggal 27 Juni 1993. Pada tahun 1993 sampai 1994 pembenahan dan pembangunan Situs Makam Sunan Drajat dilanjutkan dengan pembangunan pagar kayu berukir, renovasi paseban, bale rante serta Cungkup Sitinggil dengan dana APBD I Jawa Timur sebesar RP. 131 juta yang diresmikan Gubernur Jawa Timur M. Basofi Sudirman tanggal 14 Januari 1994.

Kamis, 26 Januari 2012

ARTI LAMBANG PNPM MANDIRI PERDESAAN

BERITA PNPM-INFO PNPM

Entah  sudah berapa Ribu biji Loggo PNPM yang telah kami buat ditengah tengah My Product  Prasasti Marmer, Loggo daun bertumpuk tiga  yang selama ini kami gambar disamping Kiri Prasasti ini ternyata ,memiliki arti dan makna yang sangat luas dan memiliki sebuah cita-cita luhur  dalam sebuah program besar negara ini. Dan anehnya saya baru tahu tentang arti Loggo ini setelah sekitar Tujuh tahun memproduksi barang yang menjadi simbol kegiatan sarana-prasarana dalam program PNPM. Bahkan setelah saya resign dari Ketua UPK Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung dan menekuni menggambar terus loggo-loggo PNPM ini di prasasti marmer. Mungkin beberapa kali ikut dalam  Pelatihan UPK  aku pass nggak dengerkan tentor ya...???
Oh..Bukan ternyata dalam Pelatihan ini bukan merupakan materi Pokok, he...he...he...Arti lambang yang selama ini ngasih banyak rejeki keluarga dan team kerja saya....dibawah ini akan saya uraikan dengan singkat dan jelas, jika tertarik silahkan tinggalkan komentar anda ...thks...
Pengertian Logo PNPM Mandiri Perdesaan


LOGGO PNPM MPd 
Logo PNPM Mandiri menggambarkan simbol bunga yang sedang mekar yang merepresentasikan tingkat kemajuan masyarakat. Bunga ini terdiri dari tiga buah kelopak yang diartikan sebagai tiga tahapan proses pemberdayaan yaitu tahap pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.

Penggunaan warna pada logo PNPM Mandiri mengandung arti sebagai berikut :
  1. Biru laut (Cyan:68, Magenta:15) melambangkan pelayanan publik
  2. Hijau daun (Cyan:45, Yellow:75) melambangkan kesejahteraan, dan
  3. Orange keemasan (Cyan:5, Magenta:56, Yellow:83) melambangkan kemuliaan
Secara keseluruhan warna-warna pada logo mengandung arti bahwa dengan pelayanan publik yang baik akan tercipta kesejahteraan yang pada akhirnya menuju kepada kemuliaan (melalui peningkatan harkat, martabat, dan derajat manusia).

Tulisan PNPM Mandiri juga mengandung arti bahwa program ini dirancang secara nasional sebagai upaya pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian.

Logo PNPM Mandiri dapat digunakan oleh berbagai pihak yang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dan sejalan dengan PNPM Mandiri.

Senin, 23 Januari 2012

MAKAM WALI SONGO: SERI SUNAN BONANG

Gapura Selamat Datang Sunan Bonang
Salah satu penyebar agama Islam diTanah Jawa ini adalah Sunan bonang, sangat terkenal dengan kedalam ilmu agamanya,juga kecintaan beliau terhadap seni dan sastra.Bahkan Nama Beliau diabadikan dalam KITAB terlarang DARMO GANDHUL yang konon sampai dengan sekarang masih banyak kontroversi didalamnya.
Berkunjung ke Makam Sunan Bonang , merupakan agenda ke dua kita setelah kita mengenal  lebih dekat dengan Sunan Ampel,pada seri pertama, sekarang kita ceritakan tentang Siapakah Sunan Bonang dan bagaimana catatan sejarah beliau diTanah Jawa dwipa ini dalam mengembangkan ajaran agama Islam..??
Masuk Situs Sunan Bonang
Sunan Bonang dilahirkan pada tahun 1465, dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Dia adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Bonang adalah sebuah desa di kabupaten Rembang. Nama Sunan Bonang diduga adalah Bong Ang sesuai nama marga Bong seperti nama ayahnya Bong Swi Hoo alias Sunan Ampel.
Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M, dan saat ini makam aslinya berada di Desa Bonang. Namun, yang sering diziarahi adalah makamnya di kota Tuban. Lokasi makam Sunan Bonang ada dua karena konon, saat beliau meninggal, kabar wafatnya beliau sampai pada seorang muridnya yang berasal dari Madura. Sang murid sangat mengagumi beliau sampai ingin membawa jenazah beliau ke Madura. Namun, murid tersebut tak dapat membawanya dan hanya dapat membawa kain kafan dan pakaian-pakaian beliau. Saat melewati Tuban, ada seorang murid Sunan Bonang yang berasal dari Tuban yang mendengar ada murid dari Madura yang membawa jenazah Sunan Bonang. Mereka memperebutkannya.
Suasana Dalam Makam Sunan Bonang
Dalam Serat Darmo Gandhul, Sunan Bonang disebut Sayyid Kramat merupakan seorang Arab keturunan Nabi Muhammad.Di masa hidupnya, beliau juga termasuk penyokong dari kerajaan Islam Demak serta ikut membantu mendirikan Masjid Agung di kota Bintoro Demak.
Adapun mengenai filsafat Ketuhanannya, adalah :
"Adapun pendirian saya adalah, bahwa imam tauhid dan makrifat itu terdiri dari pengetahuan yang sempurna, sekiranya orang hanya mengenal makrifat saja, maka belumlah cukup, sebab ia masih insaf akan itu. Maksud saya adalah bahwa kesempurnaan barulah akan tercapai hanya dengan terus menerus mengabdi kepada Tuhan. Seseorang itu tiada mempunyai gerakan sendiri, begitu pula tidak mempunyai kemauan sendiri, dan seseorang itu adalah seumpama buta, tuli dan bisu. Segala gerakannya itu datang dari Allah."
Ada kitab yang disebut Suluk Sunan Bonang yang berbahasa prosa JawaTengah-an, tetapi isinya mengenai hal-hal agama islam. di mana kalimatnya agak terpengaruh oleh bahasa Arab. Besar kemungkinan kitab ini adalah berisi kumpulan atau himpunan catatan dari pelajaran-pelajaran yang pernah diberikan oleh Sunan Bonang semasa hidupnya kepada murid-muridnya. Di dalam dongeng-dongeng diceritakan,.bahwa pada suatu ketika pernah ada seorang pendeta hindu yang datang untuk mengajak berdebat dengan sunan bonang, bahkan kemudian pendeta hindu itupun akhirnya bertaubat serta menyatakan dirinya masuk ke dalam agama Islam. Pada masa hidupnya dikatakan bahwa Sunan Bonang itu pernah belajar ke Pasai. Sekembalinya dari Pasai, Sunan Bonang memasukkan pengaruh Islam ke dalam kalangan Bangsawan dari keraton Majapahit, serta mempergunakan Demak sebagai tempat berkumpul bagi para murid-muridnya. Sunan Bonang perjuangannya diarahkan kepada menanamkan pengaruh ke dalam. Siasat dari Sunan Bonang adalah memberikan didikan Islam kepada Raden Patah putera dari Brawijaya V, dari kerajaan Majapahit, dan menyediakan Demak sebagai tempat untuk mendirikan negara Islam. Adalah tampak bersifat politis dan Sunan Bonang rupanya berhasil dengan cita-citanya untuk mendirikan kerajaan Islam di Demak. Hanya sayang sekali harapan beliau agar supaya Demak dapat menjadi pusat agama Islam untuk selama-selamanya kiranya tidak berhasil. 
Komplek Bangunan Situs Sunan  Bonang
SENGKETA MAKAM SUNAN BONANG
Rebutan atau sengketa mewarnai kisah Sunan Bonang, salah satu anggota Walisongo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Dari cerita masyarakat, jenazahnya sempat diperebutkan. Kini, perluasan makamnya di Tuban juga diwarnai sengketa.
Ada empat versi letak makam Sunan Bonang yang diperkirakan meninggal pada 1525. Empat versi itu adalah di Desa Bonang (Rembang), Pulau Bawean, Desa Singkal (Kediri), dan Tuban.
Konon, menurut cerita yang berkembang di masyarakat, ada salah satu murid Sunan Bonang dari Madura yang ingin membawa jenazahnya ke Madura. Namun, dia hanya bisa membawa kain kafan. Di perjalanan, banyak orang mendengar ada yang membawa jenazah Sunan Bonang dan kemudian memperebutkannya. Kemudian, jenazah atau kain kafan itu dikubur di Tuban.
Saat mengunjungi makam yang berada di Tuban, Jawa Timur, itu, Tim Gowes Jurnalistik: Pantau Jalur Mudik 2011 juga mendengar kisah sengketa. Kali ini, sengketa soal renovasi makam yang dimulai pada 2008 itu.
Diharapkan, renovasi itu selesai pada 2010. Namun, hingga Juli 2011, pembangunan masih berlangsung.
Menurut salah satu juru kunci makam Sunan Bonang, Abdul Muchith, pembangunan ini molor karena beberapa ahli waris protes sebab makam leluhur mereka dipindahkan demi perluasan.
"Namun, sekarang sepertinya sudah diselesaikan. Maka dari itu, pembangunan dilanjutkan kembali," katanya.
Menurut para pekerja renovasi, mereka memperluas area makam menjadi 22 x 22 meter. Area makam sebelumnya hanya 9 x 9 meter. Makam itu akan ditutup atap dengan sembilan tiang yang tingginya sembilan meter.
Makam Sunan Bonang termasuk menjadi tempat tujuan para peziarah yang umumnya beragama Islam. Pada musim mudik, banyak pemudik yang menyempatkan datang ke makam ini. Selain berwisata, mereka juga mendoakan Sunan Bonang.
Masih ada jejak Sunan Bonang yang menyebarkan agama Islam di Tuban. Peninggalan itu berupa masjid dan tempat wudlu dari batu yang sampai sekarang masih ada.

MAKAM WALISONGO SERI SUNAN AMPEL

Gapura Depan Makam Sunan Ampel
Jika kita berbicara tentang sejarah Makam-makam di Indonesia , tentunya kita tak akan terlepas dari wisata Ruhani ke Makam -makam walisongo,oleh karena sebagai pelengkap fitur ,My product kijingan dan makam , kami akan memposting secara berseri Makam-makam  para wali Allah ditanah Jawa ini, sebagai Part pertama saya akan menceritakan ulang tentang Makam Sunan Ampel.Diambil dari berbagai sumber,dan berbagai cerita,agar lebih lengkap dan detail.
.Bagi peziarah atau peminat wisata religi maka kawasan Sunan Ampel sangatlah dikenal. Masjid ini adalah masjid yang paling terkenal dan suci bagi umat Muslim di Surabaya, setelah Masjid Akbar Surabaya. Tepat di belakang Masjid Ampel terdapat kompleks makam Sunan Ampel yang meninggal pada 1481. Di kawasan ini ada yang menarik yaitu keberadaan Kampung Arab yang sebagian besar ditempati keturunan Arab Yaman dan Cina yang sudah menetap ratusan tahun untuk berdagang. Suasana kehidupan para pedagang ini nyaris seperti suasana di Makkah.

Saat memasuki bulan Ramadhan, Masjid Agung Sunan Ampel menjadi salah satu kawasan yang paling dicari. Selama Ramadhan, jumlah pengunjung meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa yang rata-rata mencapai 2.000 orang. Pengunjung akan semakin banyak pada saat ’maleman’ (malam tanggal 21, 23, 25, 27, 29 Ramadhan) dengan jumlah di atas 10 ribu orang, bahkan dapat mencapai 20 ribu orang. Selain niat ingin menjalankan salat dan dzikir di tempat yang tenang, banyak yang datang untuk ziarah ke makam Sunan Ampel. Bahkan wisman yang datang juga ada yang berasal dari China, Prancis, Belanda, Italia, Malaysia, Saudi Arabia, Jepang, Brunei Darussalam, Filipina, Jerman, Yunani, Selandia Baru, Korea, dan Jepang. Umumnya mereka melihat bentuk bangunan masjid Ampel yang dibangun sejak 1421, kemudian mereka juga berziarah ke makam Sunan Ampel.
Suasana Dalam Makam Sunan Ampel,hati hati Niat nya
Makam Sunan Ampel berada di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kotamadya Surabaya, Jawa Timur. Karena letaknya ditengah kota, Makam Sunan Ampel mudah dijangkau oleh kendaraan Roda Empat Maupun roda Dua.Tempat ini banyak didatangi para peziarah yang ingin berkunjung ke makam Sunan Ampel.

Makam Raden Muhammad Ali Rahmatullah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Ampel, terletak di belakang masjid. Untuk mencapai makam harus melewati sembilan gapura, sesuai arah mata angin, yang melambangkan wali songo atau sembilan wali. Tiga gapura merupakan bangunan asli peninggalan Sunan Ampel.

Makam Sunan Ampel bersebelahan dengan makam istri pertamanya, Nyai Condrowati, yang merupakan keturunan Raja Brawijaya Lima.

Di komplek makam Sunan Ampel ini terdapat juga makam para pengawal dan santri-santri Sunan Ampel. Diantaranya makam Mbah Soleh yang berjumlah sembilan. Konon Mbah Soleh meninggal sembilan kali, karena itu makamnya ada sembilan.

Suasana Komplek Makam Sunan Ampel
Selain itu, terdapat juga makam Mbah Bolong. Semasa hidupnya Mbah Bolong yang memiliki nama asli Sonhaji ini, ahli dalam menentukan arah mata angin. Terutama untuk menentukan arah kiblat.Keunikan dan nilai sejarah masjid ini terletak pada 16 tiang penyangganya yang terbuat dari kayu jati berukuran 17 meter tanpa sambungan.Tiang penyangga ini hingga kini masih kokoh, padahal umurnya sudah lebih dari 600 tahun.
Di tiang penyangga terdapat ukiran-ukiran kuno peninggalan zaman Majapahit yang bermakna Keesaan Tuhan. Masjid ini memiliki 48 pintu yang masih asli, dengan diameter satu setengah meter, dan tinggi dua meter.
Bangunan lain yang menjadi ciri khas masjid ini adalah menara setinggi 50 meter. Dahulu, menara ini berfungsi sebagai tempat azan. Di sebelah menara terdapat kubah berbentuk pendopo jawa, dengan lambang ukiran mahkota berbentuk matahari, yang merupakan lambang kejayaan Majapahit.
Di tempat ini juga terdapat sumur bersejarah. Namun kini sudah ditutup dengan besi.Air sumur ini dipercaya memiliki kelebihan seperti air zamzam di Mekkah. Khasiatnya beragam, diantaranya dipercaya dapat menjadi obat. Para peziarah sering membawa air ini sebagai oleh-oleh.Di copas dari: Wisata Indonesia Surga Dunia.

10 BATU ALAM AJAIB DIDUNIA




Balanced Rock Colorado

Sama seperti namanya, batu ini berlokasi di the Garden of Gods dekat Pike `s Peak di Colorado springs , Colorado.





Balancing Rock, Digby, Nova Scotia, Kanada



Batu ini memiliki tinggi sekitar 30 meter yang berlokasi di Nova Scotia, Kanada. Keseimbangannya sangat menakjubkan! Lihat saja dia tetap bisa berdiri di sana kan?

http://www.uwgb.edu/dutchs/GeolColBk/BalRock1.HTM


Idol Rock, Moor Brimham, North Yorkshire, Inggris

 

Batu Idol ini menurut sumber memiliki berat sekitar 200 ton dan hanya diganjal oleh batu yang sangat kecil di bawahnya.

en.wikipedia.org/wiki/Brimham_Rocks

El Torcal de Antequera, Andalucia, Spanyol

Torcal el de Antequera adalah sebuah menara batuan kapur.Karena pelapukan yang disebabkan oleh angin maka batu tersebut menjadi berbentuk seperti pancake. Lihatlah betapa seimbangnya batu pancake ini



Kjeragbolten, Norwegia


Kjeragbolten atau Kjerag Boulder adalah sebuah batu seluas 5 meter persegi batuan. Batu itu berada di ketinggian di atas 1.000 meter udara selama ribuan tahun. Kata orang di sana, aman untuk berdiri di atas batu tersebut kok. Tapi jangan lihat ke bawah yaahh karena sangat tinggi dan menyeramkan :)




Peyrou Clab, Sidobre, Perancis

Peyro Clabado terletak di Languedoc, Perancis. Batu ini mulai terbentuk dan terkikis sedikit demi sedikit pada 300 tahun yang lalu. Batu ini mencapai berat 780 ton!.




Mushroom Rocks, Kansas, USA

Batu ini dapat ditemukan di Mushroom Rock State Park , di daerah Hills Smoky . Jamur Rock State Park berukuran seluas 5 hektar.

en.wikipedia.org/wiki/Mushroom_rocks  



Chiremba Balancing Rocks, Epworth, Zimbabwe.
MChiremba Balancing Rocks terletak hanya beberapa mil dari Ibukota Zimbabwe atau dari Harare. Batu ini dibuat oleh kikisan angin.

en.wikipedia.org/wiki/Balancing_Rocks

Mexican Hat Rock, Utah, USA
Dari jauh batu tersebut akan tampak seperti topi sombrero dari Meksiko. Meksiko Hat terletak di luar Monumen Valley selatan-pusat San Juan County, Utah. Batu ini memiliki lebar 60 kaki dan tebal 12-kaki .



The Steady Hand Of Man

Batu ini dibentuk oleh seorang seniman, Daliel Leite. Dia mendapat inspirasi dari objek batu yang seimbang daru seluruh dunia dan ia mencoba untuk membuat batu seimbang oleh tangannya sendiri dalam skala kecil.

http://www.faltooclub.com/slideshow/slideshow.asp?id=264 
DiCOPAS dari: Mizzu.Net